Review Mandi di Shower Room Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta (+ Pengalaman Mandi sendirian yang bikin parno??)

Peliket!” Atau lengket dalam bahasa Indonesia, itu satu kalimat yang terasa setelah menghabiskan perjalanan Jember-Surabaya-Jakarta menggunakan kereta api selama total waktu 2 hari.

14 Agustus 2017. 

Tiket pesawat Garuda Indonesia menuju Kuala Lumpur di tangan menunjukkan pukul 3 sore, dan kami sudah sampai Bandara Soekarno Hatta pukul 5:43 pagi.

Akhirnya kami memutuskan untuk menghabiskan waktu dengan leyeh-leyeh di kursi tunggu yang dilengkapi dengan charger international di bagian bawahnya, tidak lupa ditemani Wi-Fi cepat dan gratis  -meskipun terputus setiap 15 menit-

Tapi siapa sih, yang merugikan Wi-Fi gratis?

Setelah istirahat dan beberapa jam kemudian, melewati proses Check-in dan melewati Konter Imigrasi,

Cahaya matahari dari jendela terminal menyilaukan, ah! rasa lengket dan gerah semakin terasa. Saya pun jadi teringat hasil menelusuri internet tempo hari; 

“Disini kan ada Shower Room!”

Saya dan kakak ipar  –yang saat itu paling merasa gerah selain anggota keluarga lain–  pamit dan beranjak untuk menjalankan misi pencarian Shower Room.

Setelah jalan melewati beberapa gate, dan bermodalkan Google,

Saya dan kakak ipar pun menemukan Shower Room yang dicari!

Jeng jeng! Beginilah tampak depan Shower Room nya

Terima kasih Google! Terima kasih Wi-Fi gratisan!

Shower room ini terletak di Gate 9-10 Bandara International Soekarno Hatta Terminal 3!
Untuk memasuki Shower Room ini, 

Kita perlu menunjukkan Boarding Pass kita kepada mas-mas penjaga nya, lalu si mas ini bakalan mencatat nama dan informasi lainnya di buku ajaib(?) si mas ini. 

Untuk yang bingung; tenang aja! Kita gak ditanyain apa apa kok, tinggal kasih boarding pass, beres deh 😀

Setelah selesai mencatat, kita akan dipersilahkan masuk ke Shower Room nya.

Yang sebelah kiri laki-laki, dan yang ini sebelah kanan, untuk wanita.

Okay mungkin saya kudet tapi ini pertama kalinya saya masuk ke Shower Room, yang ternyata diluar ekspektasi: Saya kira Shower Room ini hanya per bilik yang dipisahkan partisi seperti di WaterBoom Bali, tapi ternyata disediakan per ruangan 3×2!

Tampak luar ruangan-ruangan Mandi di Shower Room Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta

Kebetulan kondisi Shower Room saat ini kosong karna memang banyak yang belum tahu perihal Shower Room cuma-cuma yang disediakan pihak bandara ini.

Hanya ada saya dan kakak ipar.  –fyi, kakak ipar saya laki laki-  jadi jujur saja, saat berpisah ruangan dengan kakak ipar, saya jadi agak parno karna melihat suasana kosong nya ruangan ini.

Baru saja saya masuk ke salah satu ruangan Shower Room, handphone saya berbunyi, ada pesan masuk dari kakak perempuan saya:
“Di <sebuah negara nan jauh disana> ada cewek di perkosa di Shower Room. Atiati ya mbaw” lalu menyisipkan link berita dari cerita tersebut.

Shit, kok jadi tambah serem gini sih

Saya balas dengan singkat “Iya mbak, tenangg inshaAllah cepet kokk :D”

Saya langsung mengunci pintu, dan mengalihkan pikiran dengan melihat isi ruang mandi.

Tampak dalam salah satu Ruang Mandi di Shower Room Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta

Tampak dalam salah satu Ruang Mandi di Shower Room Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta

Tampak dalam salah satu Ruang Mandi di Shower Room Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta

Di shower room ini tersedia:

  1. Shower – Air Panas dan Dingin, 
  2. Toilet duduk + selang air,
  3. Wastafel Panas dan Dingin,
  4. Cermin, 
  5. Sabun Cuci Tangan,
  6. Tisu lembaran, 
  7. Tisu Toilet,
  8. Pengering tangan,
  9. dan Tempat sampah.



Okay, i adore this!

Tanpa ba-bi-bu, saya langsung mengeluarkan alat tempur alat mandi pribadi saya dan mulai mandi di shower yang disediakan.

Setelah beberapa saat mandi dan dalam kondisi penuh sabun. 

Saya mendengar suara seperti sedang memperbaiki sesuatu dari luar ruang mandi.

Dan setelah itu juga, Air shower yang dari tadi nyala dengan derasnya mendadak mati.

What.The.

Saya mencoba memutar mutar semua tuas yang ada sebelum akhirnya memilih untuk panik karna enggak ada yang berfungsi sama sekali.

AIRNYA TETAP MATI

Kondisi badan telanjang dan penuh sabun, bahaya banget kalo sampe ngebuka pintu cuma untuk nanya: “eehmm mas, airnya kok mati yhaaa?”

Sasaran empuk.

Belum lagi tadi sempat membaca berita yang dikirim kakak, modusnya banyak. Bisa jadi ini salah satunya.

Mikir ki mikir.. ini mata uda perih kena sabun kamu gak bakal kenapa napa kok jangan panik ki please

Setelah beberapa saat memutar tuas dan memutar otak, saya melihat selang air wc

NA INI!

PENYELAMAT HIDUPPP

Alhasil karna mata sudah perih dan diluar hanya ada suara kaki staff yang  -dengan sangat mencurigakan nya-  sedang mondar mandir pelan dan air shower gak nyala juga.

Saya menarik selang wc ke arah shower dan VOILA!

Berhubung selang toilet nya pendek,
Alhasil saya cuma bisa basuh badan dengan cara jongkok!

Meskipun begitu saya bersyukur lokasi toilet nya nempel dengan shower, kalau sampai toilet ini lebih jauh 30cm saja, mungkin saya bakalan punya pengalaman mandi di wastafel 😂

Setelah selesai mandi jongkok, saya buru buru membereskan barang dan keluar dari ruang mandi.
Begitu keluar dari ruangan, ternyata Shower Room masih kosong, hanya ada seorang staff laki laki sedang berdiri menempel kan punggung di tembok dekat ruangan yang saya gunakan. Berbeda dari staff didepan, yang ini berbadan agak besar.

Pikiran aneh pun mulai menghampiri lagi. Hiiy! 
Saya pun langsung membuang pikiran aneh dan menyunggingkan senyum kecil sebelum tancap gas keluar dari Shower Room tersebut.

Daan begitulah pengalaman saya pertama kali memasuki Shower Room Bandara International Soekarno Hatta!

  • Nilai??

Untuk service yang Cuma-Cuma, Lokasi, Kebersihan dan Kenyamanan Visual(?) dari shower room ini pantas diberi nilai 10/10

Tapi untuk kenyamanan, jujur saya kurang nyaman. Entah karna kurangnya staff perempuan yang beroperasi atau karna redupnya lampu di luar bilik, jadi membuat saya lebih cemas, kurang merasa aman dan nyaman.

Mungkin ditambahnya staff perempuan yang beroperasi (seperti contohnya Toilet Bandara Soekarno Hatta yang Toilet Perempun nya pun di penuhi dengan Staff Kebersihan Perempuan juga), akan membuat kenyamanan di toilet ini semakin bertambah.

Jadi overall score dari saya -seorang manusia biasa yang numpang nyobain service gratisan- untuk Shower Room ini adalah 6/10

  • Apakah akan memakai service ini lagi?

Tentu, namun dengan catatan harus membawa teman atau “Jangan Sendirian” 😀


And that’s all, folks!

Semua yang ditulis disini hanya pengalaman pribadi dan mungkin hanya kebetulan saja. Jadi saya harap pengalaman saya tidak membuat kakak-kakak sekalian yang membaca jadi ikut Parno,

Hanya sekedar berbagi agar para perempuan ataupun laki-laki agar tetap berhati-hati di mana pun tempatnya dan agar selalu ingat kutipan dari Bang Napi nan legendaris:
“Karna kejahatan terjadi bukan hanya karna niat pelakunya, tapi juga karna ada kesempatan,
Waspadalah, Waspadalah!
 

dor

Iklan

Komentari artikel ini..

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s